The Role of the Jenang Kudus Museum in Educating Visitors About Gusjigang Culture
Keywords:
role of the jenang kudus museum, gusjigang culture, local wisdom valuesAbstract
The Gusjigang culture was introduced by Sunan Kudus, emphasizing three important aspects of life: Gus (good character), Ji (studying and reviewing), and Gang (trading or entrepreneurship). As time passed, the Gusjigang culture was no longer recognized by the community. One alternative used to preserve the Gusjigang culture is by utilizing the role of museums. The museum that introduces the values of Gusjigang is the Jenang Kudus Museum. This study aims to determine the role of the Jenang Kudus Museum in increasing visitors' understanding of the Gusjigang culture. The type of research used is field research using descriptive qualitative research methods. Data collection techniques were carried out through in-depth interviews, literature studies, and observations. The sources in this study were the managers and visitors of the Jenang Kudus Museum. Data analysis was carried out in three stages, namely data reduction, data presentation, and conclusion. The results showed that the Jenang Kudus Museum plays an important role in increasing visitors' understanding of Gusjigang culture. The collections in the Jenang Kudus Museum have interpretations of the meaning of Gusjigang culture. Gusjigang values are specifically introduced through the Gusjigang room, the Trilogi Ukhuwah room, the Al-Qur'an Gallery room, Asmaul Husna, and the Miniature Ka'bah, as well as the local wisdom room of the original Kudus community.
Downloads
References
[1] Koentjaraningrat, Kebudayaan Mentalitas dan Pembangunan . Jakarta : PT Gramedia Jakarta, 1985.
[2] D. Prasetyo, T. Sastrawan Manik, and D. Riyanti, “Pemanfaatan Museum sebagai Objek Wisata Edukasi,” Kepariwisataan: Jurnal Ilmiah, vol. 15, p. 11, 2021, [Online]. Available: https://asosiasimuseumindonesia.org/
[3] B. Y. Posha and H. Yusnita, “Peran Museum sebagai Pusat Edukasi Dan Daya Tarik Wisata Bagi Masyarakat Sambas,” 2023.
[4] T. Ginting, S. Monang, and R. Devianty, “Peran Museum Perjuangan TNI dalam Merawat Peninggalan Karya Juang Prajurit di Kota Medan,” 2021.
[5] A. F. Ardiansyah et al., “Analisis Peran Museum Seni Jakarta di Kota Tua dalam Mempertahankan dan Melestarikan Warisan Budaya,” Buletin Antropologi Indonesia, vol. 1, no. 2, p. 9, Jun. 2024, doi: 10.47134/bai.v1i2.2611
[6] U. Daranca, “Upaya Peningkatan Wisata di Jakarta melalui Museum: Strategi Pengembangan Museum Nasional Indonesia,” Journal of Indonesian Tourism and Policy Studies, 2023, [Online]. Available: https://scholarhub.ui.ac.id/jitps
[7] O. Yonda Aziz Rohansyah, U. Mulyawan, and S. Tinggi Pariwisata Mataram, “Peran Museum Negeri Nusa Tenggara Barat Sebagai Daya Tarik Wisata Edukasi di Kota Mataram,” 2025.
[8] M. Rahmawati, Isawati, and M. Pelu, “Kearifan Lokal Gusjigang sebagai Sumber Penanaman Nilai-Nilai Karakter di MAN 2 Kudus,” Jurnal Candi, pp. 11–8, 2021.
[9] S. S. zahro Zahro, U. Haq, Serli, A. M. arif, and Moh. Kusno, “Nilai-Nilai Pendidikan Islam dalam Tradisi Gusjigang Sunan Kudus: Refleksi dan Implementasi,” Al ’Ulum: Jurnal Pendidikan Islam, vol. 5, pp. 45–62, Mar. 2025.
[10] K. Alannauri, E. N. Fitria, and E. N. Wahyuni, “Implementasi Kearifan Lokal Gusjigang dalam Perspektif Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial Pada Pesantren Al Mawadah Kudus,” Online, 2022.
[11] Y. Mega, “Kajian Karakter Gusjigang (Bagus, Ngaji, dan Dagang) Dalam Pemberdayaan Pesantren di Kabupaten Kudus,” 2022, [Online]. Available: http://etd.repository.ugm.ac.id/
[12] A. K. Nawali, “Nilai-Nilai Pendidikan Islam dalam Filosofi Hidup ‘Gusjigang’ Sunan Kudus Dan Implikasinya Terhadap Kehidupan Masyarakat Di Desa Kauman Kecamatan Kota Kudus,” Jurnal Pendidikan Agama Islam, vol. 15, no. 2, pp. 1–15, Dec. 2018, doi: 10.14421/jpai.2018.152-01.
[13] Tim Museum, “Profil dan Koleksi Museum Jenang dan Gusjigang Museum Jenang Dan Gusjigang,” Kudus, 2025. [Online]. Available: www.museumjenang.com;www.mubarokfood.co.id
[14] S. Leksono, “Pendekatan Deskriptif,” in Pengantar Penelitian Kualitatif Ekonomi, Jakarta: Raja Grafindo Persada, 2013, ch. 7, pp. 181–181.
[15] Qomaruddin and H. Sa’diyah, “Kajian Teoritis tentang Teknik Analisis Data dalam Penelitian Kualitatif: Perspektif Spradley, Miles dan Huberman,” Journal of Management, Accounting, and Administration, vol. 1, no. 2, pp. 77–84, Dec. 2024, doi: 10.52620/jomaa.v1i2.93.
[16] F. Saputri and D. Syafrini, “Realisasi Pelestarian Warisan Budaya Etnis Minangkabau Melalui Museum Adityawarman Kota Padang,” Jurnal Perspektif, vol. 6, no. 4, pp. 362–371, Nov. 2023, doi: 10.24036/perspektif.v6i4.847
[17] A. Faqih Batubara and M. Maulia, “Peran Museum dalam Pelestarian Sejarah Dan Budaya Masyarakat,” Jurnal Perpustakaan dan Informasi), vol. 6, no. 2, p. 2024, 2024.
[18] E. Darliana, A. Noverita, Z. Siregar, U. Sukma Zuliani Nasution, and F. Syah Fiqri, “Pengenalan Museum sebagai Sumber Belajar Sejarah dan Budaya untuk Meningkatkan Literasi Kultural Mahasiswa Penidikan IPS,” Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat (JKPM), vol. 6, no. 1, 2025, [Online]. Available: https://jurnal.stkipalmaksum.ac.id/index.php/jpkm
[19] D. I. Utami, “Membangun Serta Mengelola Galeri Janur dan Museum Trasmigrasi Sebagai Edukasi Sejarah Perkembangan Warisan Seni Budaya Masyarakat Jawa,” Ikonik: Jurnal Seni dan Desain, no. 1, pp. 16–21, 2022.
[20] A. W. K. Humam and V. T. Najihah, “Manuskrip Mushaf Al-Qur`an Kertas Kuno (MMKK-A) Koleksi Museum Jenang dan Gusjigang Kudus Jawa Tengah Kajian Kodikologi dan Rasm Berkaidah Hamzah,” Studia Quranika, vol. 9, no. 2, pp. 269–288, Feb. 2025, doi: 10.21111/studiaquranika.v9i2.13411
[21] P. Priyanto, “Pemanfaatan Sumber Daya Budaya sebagai Daya Tarik Destinasi Wisata Budaya Studi Kasus Museum Jenang Kudus,” Jurnal Sosial Humaniora Terapan, vol. 1, no. 1, pp. 53–58, 2018, [Online]. Available: https://scholarhub.ui.ac.id/jshtAvailableat:https://scholarhub.ui.ac.id/jsht/vol1/iss1/8
[22] I. Junaid, M. Dzakwan Mufadhdhal Ilham, and M. Yusuf Saharuna, “Model Pengembangan Interpretasi Pariwisata Edukasi di Museum Kota Makassar,” JKI: Jurnal Keparawisataan Indonesia, pp. 216–236, 2022.
[23] T. Juwita, E. Novianti, R. Tahir, and A. Nugraha, “Pengembangan Model Wisata Edukasi di Museum Pendidikan Nasional,” Journal of Indonesian Tourism, Hospitality and Recreation, vol. 3, no. 1, p. 8, 2019, [Online]. Available: http://ejournal.upi.edu/index.php/Jithor